Friday, January 4, 2008

Sejarah Singkat Dr. R.A. Jaffray

Mengenal Sekilas Dr. Robert Alexander Jaffray

Dr. Robert Alexander Jaffray adalah seorang misionari the Christian and Missionary Alliance (CMA) dari Kanada yang melayani di bagian selatan Tiongkok selama 32 tahun. Setelah berhasil menanam gereja, membangun sekolah Alkitab dan membangun lembaga penerbitan yang dikenal sampai seluruh Asia, khususnya komunitas yang berbahasa Kanton (Cantonese), maka beliau terbeban akan pelayanan di Indonesia (terutama Borneo atau Kalimantan). Akhirnya beliau menjejakkan kaki di Indonesia tahun 1928 dan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai basis pelayanan beliau. Untuk mewujudkan misinya ke Indonesia, ia mengutus misionari dari badan misi yang didirikannya yaitu Chinese Foreign Mission Union (CFMU). Dr Jaffray bersama murid-muridnya dari Tiongkok melakukan perjalanan ke Indonesia dan diapun akhirnya menetap di Makassar tahun 1931. Pengutusan ini pada awalnya tidak mendapat dukungan dari misi CMA. Ini disebabkan karena CMA yang berbasis di Amerika mengalami krisis finansial atau dikenal dengan Great Depression, dan mereka hanya merestui pembukaan pelayanan di Indonesia, namun tidak mendapat dukungan apapun. Visi Dr. Jaffray untuk Indonesia adalah menjangkau dunia untuk Tuhan lewat penginjilan, pendidikan, dan penerbitan.

Kisah pelayanan Jaffray dimulai ketika dia menerima panggilan misi ke Tiongkok. Ayahnya adalah pengusaha surat kabar sukses yang akan mewariskan usaha ini kepada anaknya. Namun Jaffray memutuskan untuk masuk sekolah misi di New York di bawah pimpinan pendiri C&MA yaitu Dr. A.B. Simpson. Ayahnya akhirnya memutuskan untuk tidak akan mendukung secara finansial. Walaupun tanpa dukungan, ia tetap melanjutkan tekadnya melayani Tuhan.

Selama 32 tahun di Wuchow, China bagian Selatan, Jaffray berhasil menanam gereja, mendirikan panti asuhan, sekolah Alkitab dan lembaga penerbitan. Kisah sukses misi Jaffray masuk sampai ke Vietnam (dulu dikenal dengan Indo-China) tahun 1916. Sampai saat ini gereja-gereja CMA adalah salah satu gereja Protestan terbesar di Vietnam.

Sejak tahun 1928 CFMU sudah mulai bekerja di Indonesia. Dalam tempo yang tidak begitu lama, gereja Tuhan bertumbuh dengan pesatnya baik di Kalimantan Timur dan Barat, Irian Jaya/Papua, Bali dan Sulawesi sendiri.

Pada bulan Januari 1932 Jaffray meresmikan pendirian Sekolah Alkitab Makassar (SAM) yang sekarang dikenal dengan STT Jaffray. Tujuannya adalah untuk melaksanakan misi Amanat Agung Kristus kepada dunia bagi kemuliaan Allah. Jadi tujuan pendirian sekolah sudah jelas yaitu melaksanakan misi dunia.

Beliau ditangkap tentara Jepang pada tahun 1942. Selama setahun dia bersama istri dan seorang anak perempuannya ditahan rumah, tetapi kemudian dia dipindahkan dalam tawanan pria yang merupakan bekas tempat peternakan babi. Di dalam tawanan itu Dr. Jaffray bersama dengan sebagian tawanan terkena disentri. Kemudian dia dipindahkan dalam sebuah penjara yang lebih buruk keadaannya, dan akhirnya dia meninggal dalam tawanan Jepang dengan begitu tragisnya pada 29 Juli 1945, dan kuburnya ada di kota Makassar. Jejak yang ditinggalkannya adalah ribuan gereja bertumbuh lewat pelayanannya. Setidaknya ada tujuh sinode gereja yang lahir secara langsung dari pelayanannya bersama tim misi CMA dan CFMU. Generasi muda perlu terus mengenal pelayanan Dr. Jaffray dan belajar untuk melaksanakan tugas misi dunia yang belum selesai (DR).

Monday, December 24, 2007

Selamat Natal dan Tahun Baru 2008

Kami keluarga besar Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar mengucapkan: Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2008.
Doa kami senantiasa untuk pelayanan dan usaha Bapak/Ibu. Terima kasih telah menjadi partner bagi STT Jaffray dalam doa dan dana. Kiranya Tuhan Yesus senantiasa melimpahkan segala yang baik dalam kehidupan kita sekalian dalam memasuki tahun 2008.
Salam,
Pdt. Daniel Ronda (Ketua)
Jl. G. Merapi No. 103; P.O. Box 1054
Makassar, 90010 Sulsel

Tuesday, November 20, 2007

KEPEMIMPINAN STT JAFFRAY

Tim pemimpin STT Jaffray periode 2006-2011 sebagai berikut:
Ketua : Pdt. Dr. Daniel Ronda, Th.M.
Dir. Pascasarjana : Pdt. Dr. Daniel Ronda, Th.M.
Pembantu Ketua I : Pdt. Jermia Djadi, M.Th.
Pembantu Ketua II : Pdt. Peniel Maiaweng, M.Th.
Pembantu Ketua III : Ev. Wessley Penias, M.Th.

Tuesday, October 9, 2007

JAFFRAY UPDATE OKTOBER 2007

REUNI AKBAR DAN HUT 75 TAHUN STT JAFFRAY

Puji Syukur kepada Tuhan karena acara 75 Tahun STT Jaffray dan Reuni Akbar yang berlangsung dari tanggal 11-13 September telah berlangsung dengan baik. Ada kurang lebih 250 alumni dari berbagai daerah datang. Ada banyak yang tidak datang dengan alasan kesibukan pelayanan dan juga tidak tahu akan acara ini. Ini disebabkan karena kita tidak mempunyai database yang baik. Kiranya di tahun-tahun mendatang akan tertata lebih baik lagi.

Para pembicara cukup banyak yaitu Pdt. Dr. Jusuf Roni, Pdt. Paul Paksoal, Pdt. Dr. Yakob Tomatala, Pdt. Dr. Peter Anggu, Pdt. Dr. Daniel Ronda, Pdt. Julianto Simanjuntak, Pdt. Christian Tamaela (Ambon), Dr. John Palinggi (Jakarta), Pdt. David Nagel, Pdt. Dr. Jerry Rumahlatu.

Acara dibuka oleh Syahrul Yasin Limpo (Wakil Gubernur Sulsel) yang dihadiri juga oleh hamba-hamba Tuhan di kota Makassar dan mantan-mantan Ketua STTJ. Acara pembukaan juga dilanjutkan dengan konser musik oleh mahasiswa STTJ jurusan Musik Gerejawi. Konduktor pada konser musik ini adalah Chris Nanlohy (mahasiswa tingkat akhir).

Pada malam hari (tanggal 11/9) diadakan KKR oleh Pdt. Jusuf Roni dari Jakarta. Jumlah peserta yang hadir membludak karena jemaat-jemaat juga ada yang datang. Pada hari kedua (12/9) diadakan seminar-seminar, di mana pada malam hari ada acara Malam Nostalgia yang mana semua alumni dari asal daerah naik ke atas podium bergantian untuk menyanyi dan menari, serta bernostalgia kembali. Malam itu juga diadakan persembahan khusus untuk mantan dosen STTJ yaitu Pdt. Dr. Urbanus Selan yang terbaring karena sakit stroke dan terkumpul malam itu sebesar Rp. 7,2 juta. Pada hari ketiga (13/9), seminar-seminar dilanjutkan dan diakhiri dengan malam penutupan oleh Pdt. Paul Paksoal dan dirangkaikan pengutusan mahasiswa yang akan diwisuda.

Bersyukur acara ini berjalan dengan baik, di mana sukses acara ini berkat kerja keras panitia yang dipimpin oleh Dr. Simon Tarigan. Pada acara temu alumni, telah diulas oleh Ketua STTJ yaitu “Gathering Wisdom, Sharing Hope” di mana diharapkan alumni dapat memberikan masukan dan dukungan kepada STTJ. Pada waktu itu dikukuhkan pengurus baru yang diketuai oleh Pdt. Ivan Weismann dan berkomitmen untuk mengadakan temu alumni per tiga tahun dan berkomitmen memberikan persembahan minimal setahun sekali untuk almamater, serta berjanji bahwa alumni akan saling mendukung dan mengangkat di lapangan pelayanan.

WISUDA

Pada tanggal 15 September, STTJ kembali mewisuda mahasiswa dalam program S1 dan S2. Jumlah mereka yang diwisuda sebanyak 65 orang yang terdiri dari 52 program S1 dan 13 orang program S2. Acara ini dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah IX yaitu Prof. Dr. Aminuddin Salle dan diisi dengan orasi ilmiah oleh Pdt. Dr. Jerry Rumahlatu. Syukur kepada Tuhan, karena banyak dari alumni sudah mendapatkan ladang pelayanan bahkan sebelum mereka diwisuda. Selamat melayani.

MAHASISWA BARU (MABA)

Jumlah keseluruhan mahasiswa STTJ yang terdaftar pada tahun ajaran 2007/2008 adalah sebanyak 415 orang. Sedangkan jumlah MABA untuk program adalah 125 orang yang terdiri dari 46 mahasiswa S2 dan 79 mahasiswa S1. Ada peningkatan jumlah MABA secara signifikan tahun ini terutama program S2 karena ada pembukaan cabang kelas S2 di Tana Toraja yang bekerjasama dengan STT Kibaid.


PROGRAM ANAK DAN REMAJA

Syukur kepada Tuhan bahwa program Anak dan Remaja akan berjalan pada tahun ini. Kami bersyukur karena program ini boleh berjalan walaupun agak tertatih-tatih. Kami menyiapkan 4 beasiswa untuk pendidikan ini. Program ini dibantu oleh Ivone Palar, MA dan Judy Gaskin, MA dari CMA di Jakarta.

Thursday, June 28, 2007

JAFFRAY UPDATE JUNI 2007

Puji syukur kepada Tuhan karena DIA telah menolong sampai akhir perkuliahan semester genap di STTJ. Ada beberapa berita yang perlu kami sampaikan:


Penyelesaian Studi:

1. Pdt. Kadek Astika telah menyelesaikan program Masterof Theology (Th.M.) di ACTS Korea.

2. Pdt. Daniel Ronda menyelesaikan program Doctor of Ministry (D.Min.) di Asbury Theological Seminary, USA.


Acara-Acara:

1. Tanggal 19-21 Mei yang lalu telah diadakan Semiloka Musik Gerejawi yang dihadiri kurang lebih 200 orang dari berbagai gereja dan daerah di kawasan Indonesia Timur.

2. Tanggal 26-28 Juni diselenggarakan Seminar Hamba-Hamba Tuhan Pedesaan di Sulawesi Selatan, SulBar dan Sulteng. Ada 35 peserta hamba-hamba Tuhan dari desa-desa hadir untuk disegarkan di STT Jaffray. Acara ini juga bekerja sama dengan GII Hok Im Tong Bandung.


Penerimaan MABA:
Kami telah memulai menerima Mahasiswa Baru sejak saat ini sampai bulan Juli 2007. Program S1 Anak-Remaja sudah akan berjalan secara reguler yang akan dikoordinir oleh Pdt. Peniel Maiaweng. Mohon dapat disebarkan info ini. Bagi yang membutuhkan formulir dapat menghubungi kantor STTJ di 0411-324129. Setiap permintaan akan dikirimkan formulir, jadwal perkuliahan, dan biaya yang diperlukan. Kami berusaha menekan biaya yang semurah mungkin untuk pendidikan di tempat ini, bahkan dapat dicicil. Bahkan kami menyediakan beasiswa terbatas, dan diutamakan anak-anak hamba Tuhan. Awal Perkuliahan adalah 20 Agustus. Harap dapat disebarluaskan!

75 Tahun STTJ:
Tahun ini STTJ berusia 75 tahun dan perayaan puncak akan diadakan pada 11-13 September 2007. Kami mengharapkan semua alumni dapat mengikuti acara ini dan bila memerlukan info lebih lanjut dapat menghubungi STTJ dengan Sdr. Ev. Maidiantius, M.Th. (sekretaris panitia) di 0411-324129 atau 081342666811 pada tiap-tiap hari kerja. Pembicara adalah: Pdt. KAM Jusuf Roni (Jakarta), Pdt. Paul Paksoal (Jakarta), Pdt. Dr. Yakob Tomatala (Jakarta), Pdt. Dr. Peter Anggu, Pdt. Dr. Bob Jokiman (USA), Pdt. Dr. Daniel Ronda, John Palinggi, SH, MBA (Jakarta), Dr. Marthin Billa (Bupati Malinau). Mohon dapat disebarluaskan.
Kami juga berharap buku yang ditulis tentang pelayanan Alm. Pdt. Gordon dan Adina Chapman dapat diterbitkan Kalam Hidup sehingga dapat mengenal perjuangan beliau di STT Jaffray dan di Kalbar.

Buku Baru:
STT Jaffray telah menerbitkan buku yang ditulis oleh Pdt. John Gobay, M.Si. yaitu Amanat Agung di Tanah Papua (1939-1963) khususnya di antara orang suku Me di Paniai. Buku ini diangkat dari penulisan tesis beliau. Ada yang berminat, silakan hubungi STT Jaffray.

Doakan:
Secara khusus kami mohon dukungan doa dan dana bagi pengembangan STT Jaffray. Ada beberapa hal yang urgen yaitu renovasi asrama, rumah dosen, perbaikan gedung lama untuk menjadi student center dan pengadaan mobil baru, serta jalan masuk. Ini membutuhkan dana yang besar dan sekaligus iman yang besar. Kami berharap Bapak/Ibu dapat mendukung kami. Puji syukur CMA telah membantu mengirimkan dana 45.000.000 rupiah; Hilfe Fur Bruder Euro 7,000, dan gereja-gereja di Makassar yaitu GKKA Ujungpandang, Panakukkang, dan GKKK (Kalam Kudus), serta pribadi-pribadi. Namun kebutuhan masih terlalu besar. Doakanlah pelayanan ini.

Salam,
Pdt. Daniel Ronda
Makassar